(Tugas MPKMB) Cerita Inspirasi

Posted by: novy.gitani10 in Academic No Comments »

Nama     : Novy Gitani S.

NRP         : A44100010

Laskar  : 23

Cerita Inspirasi Diri Sendiri

Banyak kejadian yang tak terduga terjadi di kehidupan kita. Dari hal yang membahagiakan sampai yang menyedihkan, yang terkadang kita tidak tahu bagaimana hal itu bisa terjadi. Apa yang menyebabkannya bisa terjadi. Ketika kita berdiri di masa sekarang, mau tak mau kita akan berpikir apa yang terjadi di masa lalu sehingga kita bisa seperti ini di masa sekarang.

Waktu masih kecil, saya tidak berpikir bahwa hal kecil ini akan menjadi hal yang mengejutkan di masa depan saya. Hal yang saya pikir hanya untuk main-main saat itu. Sesuatu yang hanya membuat saya ingin belajar akan hal ini waktu saya kecil, ketika berumur sekitar 8 tahun.

Saya sedikit lupa kenapa saya ingin belajar catur ketika umur saya 8 tahun, yang saya ingat bahwa saya belajarnya dari tante saya. Ia hanya mengajarkan saya dasar-dasarnya, karena ia juga tidak terlalu bisa bermain catur. Hal yang membuat saya tertawa mengingat itu adalah ketika belajar kami tidak menggunakan papan catur untuk belajar, tetapi menggunakan batu.

Aneh memang ketika banyak papan catur yang dijual, kenapa harus belajar menggunakan batu. Padahal hanya membutuhkan waktu sebentar untuk membelinya ke pasar. Kenapa ya? Saya hanya ingat, waktu itu di rumah saya memang tidak ada papan catur, karena papa saya tidak terlalu suka bermain catur. Tante saya juga mengatakan bahwa tidak apa-apa kita menggunakan batu itu hanya untuk belajar, kalau sudah bisa barulah kita beli papan catur yang asli.

Saat itu saja belajar menggunakan batu, karena sesudah itu saya langsung dibelikan papan catur. Mulai saat itulah saya belajar main catur, hanya sekedar untuk kesenangan. Hanya untuk bermain-main. Tanpa saya sadari ternyata dari bermain catur banyak hal yang saya dapat dari sana. Bagaimana kita bisa berpikir cepat dalam strategi kita dengan segala perhitungan dan peluangnya. Bagaimana kita bisa menggunakan kombinasi strategi yang kita pikirkan. Lalu begaimana kita mengubah strategi kita itu dalam waktu singkat ketika banyak hal berubah dalam bentuk hambatan dan halangan. Dari itu semua saya menyadari, saya mulai menyukai catur.

Hanya dari kesukaan itu saya bermain, tanpa memperdalami secara serius. Tapi, mau tidak mau, ketika kita hanya sekedar bermain, kita tanpa sadar telah belajar banyak dan memperdalaminya. Tidak terlalu sering saya bermain catur, tapi tetap saya menyukainya. Hingga ketika kelas 9 saya ditawarkan untuk ikut pertandingan. Itupun saya pada awalnya diikutkan bukan pada pertandingan catur. Saya dikandidatkan sebagai wakil sekolah untuk lomba pidato bahasa Indonesia.

Memang aneh. Saya awalnya tidak yakin untuk mengambil tawaran ini, karena saya belum pernah ikut pertandingan sebelumnya, karena saya tahu saya hanya sekedar menyukainya. Tapi teman-teman sekelas saya mendukung saya, dan mereka mengatakan bahwa saya memang pintar bermain catur karena mereka melihat saya sering bermain catur ketika di pelajaran Pengembangan Diri yang diadakan di sekolah. Saya tidak menyadari akan hal itu. Itu merupakan sesuatu yang saya sukai saja.

Karena dukungan teman-teman saya, saya bersedia ikut pertandingan itu. Dan teman-teman saya benar, saya bisa melakukannya hingga saya mewakili kabupaten saya untuk kategori catur putri tingkat SMP dalam “Kompetensi Siswa Kelas Unggul Se-Propinsi Jambi”. Semuanya tidak sia-sia hingga akhirnya saya mendapatkan juara 3.

Sungguh sesuatu yang mengejutkan saya waktu itu. Saya hanya berpikir hal ini berawal dari hal kecil yang saya lakukan ketika kecil. Dari rasa ingin tahu akan catur itu yang menyebabkan saya belajar pertama kali dengan menggunakan batu. Hingga dukungan teman-teman dan keluaga yang mendukung saya. Satu kalimat yang saya ingat ketika sebelum mengikuti pertandingan terakhir adalah dukungan keluarga yang mengatakan bahwa saya harus bawa piala itu pulang. Dan ketika itu saya bangga karena saya bisa membawa piala itu pulang.

Cerita Inspirasi Orang Lain

Ketika semua orang hanya melihat dirimu dari luarnya saja, apa yang akan kamu lakukan. Ketika seseorang berpikir bahwa dirimu tidak ada apa-apanya apa yang akan kamu perbuat. Ada kalanya seseorang itu akan marah jika ia dianggap seperti itu. Namun, sungguh rendah hati jika ia tidak mau menanggapi apa yang dipikirkan orang lain tentang dia.

Ada seseorang teman saya, saya sudah mengenalnya sejak kecil. Namun saya baru satu sekolah ketika memasuki Sekolah Menengah Pertama. Di sana saya lebih mengetahui dia seperti apa. Orangnya biasa-biasa saja. Dia benar-benar biasa. Orang akan berpikiran seperti itu ketika baru mengenalnya. Tapi dia tidak seperti itu. Dari sikapnya yang biasa, orang hanya berpikir dia tidak ada apa-apanya.

Tapi tidak demikian, dia sekelas denganku. Dan kelas yang kami masuki adalah bukan kelas biasa, kelas yang paling diunggulkan di sekolah, orang tidak akan menyangka dia bisa masuk di kelas itu. Memang pada kenyataannya, ketika sekolah dasar dia memang pintar, tapi orang akan menilai seperti ini “mana mungkin dia bisa”, namun ia tidak pernah menghiraukannya.

Ia melewati masa sekolah di tingkat SMP itu dengan biasa saja. Tanpa bisa mendapatkan prestasi seperti ketika SD, namun ia tidak ambil pusing akan hal itu. Ia hanya menganggap dirinya biasa saja dan tidak marah ketika ia tahu orang manganggap dirinya biasa saja.

Ketika mau melanjutkan ke tingkat sekolah menengah, ia memilih untuk masuk ke Sekolah Menegah Kejuruan. Ia mengatakan bahwa ia tidak mungkin bisa di Sekolah Menengah Atas, ia hanya bisa mempraktekan apa yang ia punya. Semuanya benar-benar berbeda, ketika di sekolahnya, ia bisa membuktikan itu, ia menjalaninya dengan serius. Ia mendapatkan prestasi di sekolahnya.

Bukan berarti di SMP dia tidak bisa mendapatkan prestasi, tapi itu dikarenakan sikapnya yang biasa-biasa itu. Ia bisa membuktikan kepada teman-teman semua kalau ia bisa, walaupun ia tidak pernah mau memamerkan apa yang sebenarnya ia miliki.

Hingga akhirnya ketika lulus Sekolah Menengah Kejuruan, ia membuktikan kembali bahwa ia bisa untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Ia membuktikan itu. Ia masuk salah satu universitas negeri terbaik di sumatera dengan jurusan yang sama baiknya, yaitu teknik mesin. Yang paling membuat saya dan teman-teman saya salut dan bangga padanya adalah ia masuk ke perguruan tinggi itu dengan jalur SNMPTN.

Sungguh sesuatu yang sangat berharga ketika seseorang teman yang terlihat biasa di mata orang lain, bisa menggapai jalan menuju cita-citanya dengan hal yang mengagumkan. Walaupun begitu, ia tidak pernah terlihat memamerkan dan membanggakan dirinya. Sesuatu yang indah akan terjadi di hidup kita,ketika kita bisa merendahkan hati kita dan menganggap kita hanyalah orang yang biasa-biasa saja.